Tuesday, June 18, 2013


CALIFORNIA - Microsoft mengungkap harga game untuk konsol generasi terbaru mereka, Xbox One, dijual USD60 sekira Rp590 ribuan (Kurs Rp9.890) untuk judul game pihak pertama (first-party).

Dilansir dari Pocket-lint, Selasa (18/6/2013), jangan harap bahwa gamers bisa membeli judul game dengan harga terjangkau. Di Inggris misalnya, game Call of Duty dijual lebih mahal di kisaran harga 38 poundsterling sekira Rp776 ribuan (Kurs Rp15.536).

Sementara itu, Xbox One sendiri dilepas di kisara harga 429 poundsterling sekira Rp6,6 jutaan -- lebih mahal 80 poundsterling sekira Rp1,2 juta dari Sony PlayStation 4 yang hanya dilepas 349 poundsterling sekira Rp5,4 juta.

Kabarnya para developer memerlukan biaya yang tidak sedikit dalam mengembangkan game untuk Xbox One dan Sony. Microsoft sendiri belum mengumumkan judul game dari pihak ketiga (third-party). (fmh)

filed under:


TAIPE - Setelah Google yang merilis produk wearable, yang bisa digunakan di tubuh, Glass. Perusahaan lain nampaknya mengincar untuk menelurkan produk di sektor yang sama.

Diketahui, Samsung diisukan tengah meracik jam tangan pintar, Galaxy Altius. Bahkan Apple dan LG pun ikut memanaskan persaingan dengan rencana yang sama.

Terkini, Acer juga berniat untuk membuat produk yang bisa digunakan di tubuh penggunannya. Jika tak ada aral melintang, piranti akan mendarat pada 2014.

"Kami melihat wearable, saya pikir setiap perusahaan harus melihat ke sana. Wearable bukan barang baru... hanya belum booming saja. Namun kesempatan ini bisa menghasilkan miliaran dollar," jelas President of Smartphone Business Group Acer ST Liew seperti disadur dari Pocket-lint, Senin (17/6/2013).

Masalahnya kata Liew, ialah mencari solusi yang pas dari apa yang diinginkan konsumen. "Saya pikir bagaimana caranya membuat penawaran yang menggiurkan, semisal memberikan solusi dari apa yang konsumen harapkan di piranti wearable. Apakan kemampuan baterai yang bisa bertahan seharian cukup? Itu mungkin saja, jika pola pengisian mudah," katanya.

"Jadi kami sedang berpikir ke arah sana? Ya, tentu saja. Anda bisa mengharapkan produk itu dari kami tahun depan" sebutnya. (fmh)

filed under:


TAIWAN - Sejauh ini Nokia merupakan vendor yang memiliki komitmen kuat terhadap sistem operasi (OS) Windows Phone. Vendor lain yakni Acer juga menyatakan ketertarikan untuk memproduksi Windows Phone, tapi perusahaan memiliki kekhawatiran tentang kemampuan OS tersebut saat ini.

Dalam sebuah wawancara dengan situs Pocket-lint, Vice President smartphone Acer Allen Burnes menyatakan bahwa perusahaan menyukai Windows Phone 8 dan ekosistem Microsoft. Tapi Acer belum melihat OS tersebut sebagai sebuah taruhan yang aman.

"Kami ingin berada di sana, tapi sebagai seseorang yang tumbuh di industri maka kami harus mengambil taruhan dan kini kami tahu bahwa ini bekerja (Android). Bagi kami bertaruh pada Windows Phone bukanlah hal yang tepat pada tahun ini," jelas Burnes, seperti dilansir dari Pocket-lint, Selasa (18/6/2013).

Namun Burnes yakin, penjualan produk Microsoft akan mengkomunikasikan manfaat sistem yang menghubungkan perusahaan, smartphone, dan hiburan Xbox dengan lebih baik. "Seperti yang lainnya di industri: Microsoft, kami tidak bisa membangun brand Anda untuk Anda," pungkasnya.
(adl)
filed under:


TAIWAN - Perusahaan teknologi, Acer, melalui presiden perusahaannya belum lama ini mengungkapkan bahwa mereka berencana meluncurkan sebuah smartphone terbaru. Kabarnya, smartphone yang diperkirakan mengusung layar berukuran 3,5 inci ini akan diberi nama Acer Liquid ZX.

Mengusung layar yang terbilang kecil, Liquid ZX sendiri kabarnya akan berjalan menggunakan sistem operasi besutan Google, Android. Kehadiran Liquid ZX sendiri merupakan sebuah kejutan, pasalnya beberapa perusahaan besar kini justru berlomba-lomba menghadirkan smartphone dengan layar besar.

"Banyak perusahaan besar kini meninggalkan smartphone dengan layar berukuran kecil. Akan tetapi, kami tetap fokus pada perangkat yang menggunakan layar 3,5 inci tersebut, dan kami akan membuat smartphone ini lebih cocok untuk pengguna yang menyukai smartphone berukuran kecil," ujar presiden Acer, ST Liew.

Dilansir dari Pocketlint, Sabtu (15/6/2013), selain berusaha menghadirkan perangkat yang mengusung layar kecil, perusahaan asal Taiwan ini juga sebelumnya telah menghadirkan perangkat dengan layar besar pada sosok Acer Liquid S1, yang dibekali layar berukuran 5,7 inci.

Sayangnya, hingga saat ini Acer belum mau menginformasikan perihal banderol yang akan disematkan pada smartphone dengan layar kecil besutannya tersebut. Namun, perusahaan ini jelas menunjukkan bahwa mereka memang serius bermain pada smartphone dengan layar berukuran kecil.
(amr)
filed under:


TAIWAN - Acer merupakan salah satu perusahaan yang meramaikan pasar smartphone. Terkini, perusahaan komputer asal Taiwan itu sedang bersiap untuk meluncurkan perangkat Windows Phone 8 pada semester satu 2014.

Dilansir dari Softpedia, Senin (10/6/2013), Acer dilaporkan telah mengonfirmasi rencana peluncuran perangkat Windows Phone pada tahun depan. Perusahaan mengklaim, handset terbaru itu akan menjadi bagian dari "strategi permainan".

Acer bukan pemain baru di pasar Windows Phone. Sebelumnya, perusahaan telah meresmikan perangkat Windows Phone pertama miliknya, Acer Allegro. Smartphone 3,6 inci itu mendarat di pasar pada tahun lalu.

Sayangnya untuk produk terbaru, tidak ada rincian khusus mengenai spesifikasi perangkat keras atau desain ponsel masa depan Acer tersebut. Namun menurut catatan WMPoweruser, smartphone Windows Phone terbaru Acer seharusnya lebih baik daripada Allegro.
(adl)
filed under:


TAIWAN - Produsen Personal Computer (PC) melihat pengapalan produk tidak akan melejit. Terbukti Acer sebagai vendor PC nomor empat di dunia memprediksi pengapalan notebook dan tablet pada kuartal dua tidak akan meroket.

Dilansir dari Reuters, Rabu (19/6/2013), menurut Chairman Acer J.T Wang, pengapalan notebook dan tablet PC pada kuartal dua tidak akan meningkat drastis dari periode kuartal satu tahun ini. Pada April lalu diprediksi pengapalan notebook dan tablet akan tumbuh 0 hingga 5 persen.

Hal itu diungkapkan Wang kepada wartawan saat menggelar pertemuan pemegang saham tahunan perusahaan. Acer mengatakan, selama lima bulan pertama tahun ini penjualan perusahaan 19 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun pada awal bulan ini, Wang mengatakan bahwa ia berharap 80 persen produk Acer akan memiliki teknologi layar sentuh pada tahun depan atau 2015. Ia juga berharap, tablet baru dan notebook layar sentuh akan menghidupkan kembali penjualan perusahaan di pasar PC.
(adl)
filed under:



LONDON – Belum lama ini survei menunjukkan remaja zaman sekarang lebih senang mengambil gambar diri mereka sendiri dibandingkan gambar keluarga atau teman-temannya. Peneliti menyebut kecenderungan ini sebagai “Selfies”, di mana mereka mengambil gambar diri sendiri menggunakan kamera belakang smartphone-nya dengan menjulurkan lengan ke hadapannya.

Sebanyak 30 persen remaja berusia 18-24 tahun umumnya mengambil gambar diri mereka sendiri ataupun bersama temannya dengan cara tersebut. Menariknya, menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh survei itu menemukan bahwa laki-laki lebih banyak mengambil gambar diri mereka sendiri daripada perempuan.

Hal ini menyebabkan, dua pertiga warga Inggris lebih memilih menampilkan gambar mereka dalam jejaring sosial media atau di album digital ketimbang di album kuno. Sementara, hanya sepertiga dari jumlah responden mengatakan bahwa mereka masih senang menyimpan gambar dalam sebuah album foto tradisional.

Dilansir Telegraph, Senin (17/6/2013), sebesar 53 persen mengaku lebih senang menyimpan gambar-gambar mereka dalam album di Facebook. Selain itu, diketahui juga 13 persen dari remaja yang berumur 18-24 tahun pernah menggunakan album foto tradisional sebelum beralih ke album foto digital di internet atau smartphone.

“Tren yang berkembang saat ini dalam berbagi foto online telah mengakibatkan kematian dari album foto tradisional yang dulu pernah berjaya,” kata perusahaan elektronik asal Korea, Samsung setelah menganalisis tanggapan dari 3.000 orang yang sebelumnya telah dikumpulkan oleh OnePoll.

Orang-orang masa kini juga lebih senang mengambil gambar dibandingkan sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari jumlah rata-rata sebanyak 1,9 miliar foto yang diambil setiap bulannya di Inggris dan 328 juta pengguna online. Umumnya mereka akan mem-posting gambar-gambar tersebut di situs jejaring sosial, termasuk Facebook, Twitter dan Instagram. (amr)
filed under: